PKQ & Permadani Peduli Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Utara

Facebook
Twitter
LinkedIn

Pusatkampungqurani.com | Medan – Sejumlah wilayah di Sumatera Utara kembali mengalami banjir dan longsor yang merusak puluhan rumah, memutus akses listrik, menghambat pasokan air bersih, dan memaksa warga bertahan dalam kondisi serba kekurangan selama beberapa hari terakhir.

Situasi semakin memprihatinkan karena laporan lapangan menunjukkan banyak warga, termasuk bayi dan balita, kekurangan pangan serta perlengkapan dasar. Sebagian warga bahkan mengaku belum menerima bantuan yang memadai sejak bencana terjadi.

Melihat kondisi tersebut, Persatuan Pemuda Dakwah Qur’ani (PKQ) bersama Permadani meluncurkan aksi kemanusiaan bertajuk PKQ & Permadani Peduli. Program ini mengajak masyarakat luas untuk menggalang bantuan demi meringankan beban para korban.

Panitia penggalangan dana menyampaikan bahwa kondisi di lokasi bencana meninggalkan kesan mendalam bagi para relawan. “Kami tidak mampu menahan kesedihan saat melihat situasi para korban. Sulit membayangkan apabila kita berada pada posisi mereka—tanpa listrik, tanpa air bersih, pakaian yang tak bisa diganti, dan makanan yang terus menipis,” ujar salah satu koordinator kegiatan.

Dalam seruannya, PKQ dan Permadani mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam. Mereka menegaskan bahwa kontribusi sekecil apa pun sangat berarti bagi para penyintas. “Kami mengajak masyarakat hadir sebagai bagian dari upaya menguatkan saudara-saudara kita. Setiap bantuan membawa harapan di tengah musibah,” jelas panitia.

Untuk mempercepat penyaluran bantuan, panitia membuka donasi melalui:

BSI 7316909657
An: Persatuan Pemuda Dakwah Qur’ani

Hingga hari ini, total donasi sementara yang masuk mencapai Rp 13.080.000. PKQ dan Permadani akan memanfaatkan dana tersebut untuk menyediakan kebutuhan mendesak, seperti makanan siap saji, air bersih, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, dan logistik lainnya.

PKQ & Permadani juga mendorong masyarakat untuk menyebarkan informasi penggalangan dana agar bantuan menjangkau lebih banyak korban. “Bencana ini menjadi ujian berat. Kami berharap semakin banyak pihak yang tergerak membantu,” tambah koordinator.

Aksi kemanusiaan ini terus berlangsung, dan panitia berkomitmen menyalurkan seluruh bantuan secara bertahap ke lokasi terdampak.