Halal Bihalal Majelis Dzikir Tombo Ati di Aula Pusat Kampung Qurani Bandar Setia: Merajut Ukhuwah, Menguatkan Peradaban Qurani

Facebook
Twitter
LinkedIn

Bandar Setia, 5 April 2026 — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Pusat Kampung Qurani Bandar Setia dalam gelaran acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Majelis Dzikir Tombo Ati. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum silaturahmi pasca Idulfitri, tetapi juga menjadi refleksi spiritual dalam memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Dzikir Tombo Ati, Buya Dr. H. Sugeng Wanto, M.Ag, yang juga merupakan Pembina Pusat Kampung Qurani. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjadikan Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi sebagai sarana memperkuat persaudaraan (ukhuwah islamiyah) dan memperkokoh komitmen dalam membangun masyarakat berbasis nilai-nilai Qurani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Majelis Dzikir Tombo Ati, Ust. Dr. H. Fuji Rahmadi, M.A, serta Bendahara, Bunda Dra. Hj. Sri Hariyani, yang bersama-sama mengawal keberlangsungan organisasi dalam dakwah dan pembinaan umat.

Acara dipandu dengan penuh khidmat oleh Ustadz Ahmad Fazri, S.H selaku MC, yang mengarahkan jalannya kegiatan dari awal hingga akhir dengan tertib dan penuh semangat. Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ustadz Muhammad Ridwan, menghadirkan suasana sakral yang menyentuh hati para jamaah.

Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh para penceramah, yakni Ust. Untung Aulia Safri, S.Ag, Buya Dr. H. Sugeng Wanto, M.Ag, dan Ust. Dr. H. Fuji Rahmadi, M.A. Dalam ceramahnya, para narasumber menekankan pentingnya makna “halal bihalal” sebagai proses saling memaafkan secara lahir dan batin, sekaligus momentum memperbaiki hubungan sosial dan spiritual.

Turut hadir anggota DPRD Deli Serdang Dr. Misnan Al Jawi, M.H, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa halal bi halal merupakan tradisi yang senantiasa dilaksanakan dan merupakan kegiatan yang positif. Beliau mengajak kita semua untuk menjalin silaturrahim dan saling memaafkan. Beliau berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan di tahun yang akan datang.

Secara historis, tradisi Halal Bihalal merupakan kearifan lokal khas Indonesia yang berkembang sejak era awal kemerdekaan. Tradisi ini dipercaya dipopulerkan oleh para ulama dan tokoh bangsa sebagai sarana rekonsiliasi sosial dan mempererat persatuan umat setelah Ramadan. Dalam konteks ini, Halal Bihalal tidak hanya memiliki dimensi religius, tetapi juga sosial dan budaya yang sangat kuat dalam membangun harmoni masyarakat.

Dalam kaitannya dengan Pusat Kampung Qurani Bandar Setia, kegiatan ini menjadi bagian integral dari visi besar membangun lingkungan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Pusat Kampung Qurani tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembelajaran, tetapi juga sebagai pusat peradaban spiritual yang menghidupkan budaya dzikir, ilmu, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Para jamaah yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari pembacaan Al-Qur’an, tausiyah, hingga sesi saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan. Kebersamaan yang terjalin dalam acara ini mencerminkan semangat gotong royong dan persatuan yang menjadi ciri khas masyarakat Qurani.

Dengan terselenggaranya acara Halal Bihalal ini, Majelis Dzikir Tombo Ati berharap dapat terus menjadi wadah pembinaan umat yang istiqamah dalam dakwah, serta memperkuat peran Pusat Kampung Qurani sebagai pusat pembentukan karakter Islami yang rahmatan lil ‘alamin.